tiba & tiba-tiba

by kkhairina

dia tiba seperti hujan di terik mentari,
namun terhilang dibawa angin sepi,
terlenyap dari igauan mimpi.
walau tidak diminta, walau tidak diduga,
wajahnya mula melayang membina jurang.
diri dipersalahkan, lalu dipersoalkan,
dimana letaknya hati dan perasaan?
dimana perginya cinta yang pernah ada?

tiba-tiba ia lenyap dari lamunan,
kali ini kering kekontangan.

Advertisements